Saradan, Karangmalang, Sragen | Whatsapp  085 100 934800 | PIN BB 5C2E2633 | Email : ndayupark@ymail.com | facebook : ndayu park

PAKET OUTBOUND ANAK Rp.60.000,- (TIKET MASUK, GAME OUTBOUND INDOOR, MINI ZOO, PERAH SUSU, BERTANAM PADI, BERTANAM UBI, MEMBERI MAKAN IKAN, KOLAM BOLA WARNA, KOLAM RENANG) SUDAH TERMASUK TIKET ORANG TUA/WALI, TEMPAT TRANSIT, TIKAR, SOUND, PEMANDU DAN MAKAN SIANG ANAK --- NDAYU PARK AKAN SEGERA MENYESUAIKAN NOMOR TELEPON DARI 0271 7934800 MENJADI 085 100 934 800 INFO LEBIH LANJUT INVITE PIN BB 55874729 ATAU VIA WHATSAPP KE 085 100 934 800. ATAS PERHATIANNYA TERIMA KASIH --- DAPATKAN INFORMASI PROMOSI, DISKON MAUPUN ACARA-ACARA DI NDAYU PARK, DENGAN SMS, CARANYA KETIK : NDAYUPARK (spasi) INFO dan KIRIM KE 3938 --- KHUSUS BAGI PENGGUNA TELKOMSEL
  • Home
  • Evakuasi "Korban" pentas musik

Evakuasi "Korban" pentas musik

Ndayu Park - (17/5) Sekelompok petugas keamanan Ndayu Park, tampak tergesa-gesa membawa sebuah tandu.  Di dalamnya berisi seorang "korban" kekerasan yang terjadi pada sebuah pentas musik.  Terdengar sesekali perintah Komandan Regu untuk tetap mengikuti jalur evakuasi yang telah disiapkan.  "Korban" tampak tidak berdaya, matanya terpejam dan sesekali kepalanya terangkat ketika jalur telah melewati medan yang terjal.  Namun dia tetap pasrah untuk mendapatkan pertolongan selanjutnya.

 Adegan tersebut bukan insiden yang sebenarnya, melainkan simulasi evakuasi korban yang dilakukan Petugas Keamanan Ndayu Park Sragen.  Guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan dalam even-even ataupun pentas musik, maka Petugas perlu membuat skenario evakuasi dan sekaligus pelatihan. Manakala terjadi insiden sementara penonton berkerumun memenuhi setiap lini Ndayu Park, akan mempersulit pertolongan terhadap korban.  Areal Ndayu Park yang berhektar-hektar; dengan kondisi 60 persen air memang memberikan tantangan tersendiri terhadap petugas keamanan dalam memberikan pelayanan terhadap pengunjung.  Namun itu semua bisa ditangani secara profesional dengan latihan dan simulasi yang tepat.

"Apabila kondisi pintu masuk tertutup oleh kendaraan yang beriringan masuk, sementara jalur keluar juga menjadi lalu lalang pejalan kaki, maka evakuasi akan berjalan lambat.  Dan bilamana sampai terjadi maka pertolongan terhadap korban akan lambat," demikian ujar Arief (38) salah seorang Petugas.  Lebih lanjut Arief mengatakan bahwa simulasi ini ditujukan untuk membuat skenario yang tepat guna mengevakuasi korban secepat-cepatnya.  "Kita memang tidak menginginkan terjadi insiden apapun ya, Insya Alloh semuanya berjalan lancar, tetapi simulasi ini tetap dijalankan guna mencegah hal yang tidak kita inginkan bersama, " ujarnya lagi.

 

Dalam simulasi tersebut, akhirnya si korban dapat dengan cepat dibawa ke ambulan yang siap sedia menghadap ke jalan aspal guna menuju Rumah Sakit.  Hanya dalam hitungan beberapa menit Petugas telah berhasil mengevakuasi korban mulai dari tempat kejadian sampai tempat mobil ambulan stand by.  Simulasi tersebut juga memberikan  rekomendasi antara lain, beberapa ranting-ranting pohon dipotong agar pandangan Petugas bisa lebih bebas, beberapa jalur yang terlalu curam dikurangi tanahnya sehingga cukup aman untuk bergerak cepat, dan beberapa rekomendasi lain yang guna mempercepat jalannya evakuasi.

Akhir simulasi "korban" tampak tersenyum bahagia.  Simulasi berjalan lancar tanpa insiden dan "si korban" utuh tanpa lecet sedikitpun.  Selamat bekerja ya pak! Kesigapan anda sangat diperlukan dalam melayani pengunjung.  (***)